Sukarnya Membuat Pilihan

Assalamualaikum,
Bertemu kembali kita di ruangan yang ringkas ini.Semoga apa yang disampaikan memberi manfaat kepada kita semua Insya'Allah dan sampai2kanlah kepada saudara/i kita di luar sana.Moga2 Allah merahmati kita dan mengampunkan dosa2 kita.Selawat dan salam ke atas junjungan besar Nabi Muhammad sallahualaihiwassallam.

Baiklah ada sedikit cerita pendek yang menarik bila saya membacanya di ruangan rakan seperjuangan saya di rinkasan blog.yang pada saya kita boleh ambil HIKMAHnya.
[Cerita asal dalam bahasa indonesia, jadi saya olahkan sedikit ke dalam bahasa malayu..mohon izin kepada hamba Allah OFA]

Pada suatu hari di sebuah universiti, seorang pensyarah mengadakan suatu permainan kecil kepada mahasiswanya yang sudah berumah tangga.
"Mari Kita buat satu permainan, mohon satu orang bantu saya sebentar."pinta pensyarah tersebut.Kemudian salah satu mahasiswa berjalan menuju Papan Tulis.

Pensyarah: "Cuba anda tuliskan 10 nama yg paling dekat dengan anda pada papan tulis !”

Mahasiswa itu pun tanpa lama berfikir dia terus menulis semua nama yang berada di dalam fikirannya.Ada nama tetangganya, nama orang tuanya, kekasihnya, anaknya dan lain-lain.

Pensyarah: "Baik, sekarang cuba padamkan 2 nama yang kamu rasa ianya kurang penting mengikut kepentingan kamu !”

Mahasiswa itu pun memadamkan nama tetangganya.

Pensyarah: "Sekarang cuba padamkan 2 lagi nama !”

Mahasiswa itu pun memadamkan nama teman-teman pejabatnya

Pensyarah: "Sekarang cuba padamkan 1 lagi nama !”

Mahasiswa Itu memadamkan lagi satu nama di papan tulis dan sekarang hanya tinggal 3 nama sahaja orang tuanya, istrinya, dan anaknya.

Suasana kelas mula sunyi. Pada fikiran mereka mungkin hanya 3 orang ini sahajalah yang akan tinggal dan tiada siapa lagi yang harus dipilih mengikut kepentingan.

Tetapi pensyarah itu meneruskan permainan : "Padamkan 1 lagi !”

Mahasiswa itu perlahan membuat pilihan yg amat
sukar baginya lalu dia memadamkan nama orang tuanya secara perlahan.Terasa di hatinya walaupun berat untuk melakukannya..

Pensyarah itu meneruskan permainan : "Padamkan 1 lagi !”

Kini mahasiswa itu terus menjadi bingung. Kemudian mengangkat kapur dan terpaksa memadamkan nama ANAKNYA.
Kini semua mahasiswa terasa sayu dan tanpa sedar mengalirkan air mata...mahasiswa itu turus menangis ketika memadamkan nama ANAKNYA...

Setelah suasana kembali tenang Pensyarah itu pun bertanya kepada Mahasiswa itu. "Mengapa orang yang paling kamu sayang dan amat penting dalam hidup untukmu bukan orang tuamu dan anakmu? Orang tua yang membesarkan Anda, anak anda adalah darah daging anda , sedang isteri itu boleh di cari lagi. Tapi mengapa anda berbalik memilih istri anda sebagai orang yang paling sukar untuk dipisahkan ?”

Semua orang didalam kelas senyap, menanti jawapan mahasiswa tersebut.

Lalu mahasiswa itu perlahan berkata, "Sesuai waktu yang berlalu, orang tua akan pergi dan meninggalkan saya, sedang anak jika sudah dewasa setelah itu menikah pasti meninggalkan saya juga, yang benar-benar bisa menemani saya dalam hidup ini hanyalah ISTERI saya."



Wahai sahabat di luar sana,
Ingatlah, daku berpesan kepada diriku dan kaum sejenisku....
Rugi dan binasalah suami-suami yang tidak menghargai isteri mereka.
Karena isteri inilah yang telah memberikan segalanya.
Dia telah memberikan kita anak, mengurus rumah, keewangan.
Menyiapkan makanan, baju dan menjadi penghibur kita .
Dan dia akan tetap setia menemani dan mengurus kita sampai ajal menjemput, walaupun yang lain telah pergi dengan urusannya.
Biarpun tak secantik bintang, tetapi dia adalah isterimu.
Dan dialah yang halal untukmu.
Sayangi dan syukuri…..
Jangalah disakiti mereka..
Janganlah di curigai mereka..
Kerana mereka adalah peneman kita sehingga hari tua...

Ingatlah rakan2 ku..
Nabi pernah berpesan...
peliharalah wanita..
peliharalah wanita..
peliharalah wanita..

Firman Allah :
"Dan bergaullah dengan mereka dengan cara yang patut. Kemudian apabila kamu tidak menyukai mereka (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikannya kebaikan yang banyak." (QS An-Nisaa:19)

Dari Abu Hurairah ra., dia berkata :”Rasulullah SAW bersabda :”Janganlah seorang mukmin membenci mukminah, jika ia tidak suka salah satu akhlaq (istri)nya, ia menyukai daripadanya akhlaq yang lain” –atau beliau bersabda ; “sesuatu yang lainnya”. (HR.Muslim)

Dari Abu Hurairah ra., dia berkata :”Rasulullah SAW bersabda :”Berwasiatlah kepada wanita dengan baik, sebab wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, dan yang paling bengkok pada tulang rusuk adalah bagian atasnya. Maka apabila kamu langsung meluruskannya maka kamu telah mematahkannya. Dan apabila kamu membiarkannya, maka dia akan bengkok selamanya, maka berpesan-pesanlah kepada wanita”. (HR.Bukhari-Muslim)

”Wanita itu bagaikan tulang rusuk, jika kamu meluruskannya (secara paksa) maka kamu mematahkannya, dan jika kamu mencari kepuasan daripadanya maka kamu akan mendapatkannya, dan padanya tetap ada yang bengkok”. (HR.Bukhari-Muslim)

Dari Mu’awiyah Ibn Haidah ra, dia berkata :”Saya bertanya kepada Rasulullah : ”Wahai Rasulullah apa hak istri salah seorang kami atas suaminya ?”. Beliau menjawab :”Kamu memberinya makan kalau kamu makan, kamu memberinya pakaian kalau kamu berpakaian, jangan memukul wajah, jangan mencaci menjelek-jelekkan dan jangan berpisah ranjang dengannya kecuali dalam satu rumah”. *) (HR.Abu Daud, hadits hasan)

Dari Abddullah Ibn Umar Ibn Al-Ash ra., bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : ”Dunia ini adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita shalihah”. (HR.Muslim)

Wallahu a'lam bi showab

aam.

Comments

Popular posts from this blog

SALAM AKHIRKU…

Doaku...